Untuk Mu

Cinta bisa menjadi opsesi,yang menghantuimu setiap detik,
membuatmu tenggelam dalam ekstasi...
Kecuali kau mampu menatanya sebagai interior hatimu...
Jangan pernah bersumpah atas nama cinta,
karna kita takkan pernah tau hari esok,,

ingat,jangan prnah mengiringi cinta dengan nafsu karna sesungguhnya cinta it suci.

ingin berbagi cerita?
silahkan email ke : elarukmanaa@gmail.com
Kamis, 13 November 2014 0 comments

Menikahlah,keikhlasan hati ini hadiahnya

Saya tau hidup tidak mudah dijalani dengan lurus
Begitupun dengan keadaan saya sekarang.
Masalah seakan telah menjadi garam disayur kehidupan saya
Tentang cinta yang tepat salah berlabu
Tentang hati yang menjerit
Saya bingung bagaimana memposisikan diri saya dalam keadaan seperti ini
Saya bingung bagaimana bersikap
Bagaimana menahan amarah
Untuk sesuatu yang jelas saya pelaku salahnya..

Melepas dengan senyum
Senyum tulus karna jiwa sedang lemah
Air mata haru menjadi kemunafikan
Karna bukan bahagia,tapi sakit

Bukan kalah karna bukan pertarungan
Tapi menang karna bisa menahan jiwa yang hancur
Melihat kebahagiaaan mereka
Dan menikmati jeritan didiri

Bahkan tembok dengan tebal 1 meter pun masih sangat kecil dibandingkan batas yang seharusnya didepan
Mungkin ini alasan hati berada didalam bukan disamping mata yang bisa menilai melihat keadaan
sedangkan hati?
Menilai dengan apa yang terasa

Ekspresi apa yang tepat?
Ekspresi mengkakukan diri
senyum paksa tetap menganggunkan diri
Mereka yang tau yang bisa rasa
Jika sekarang telah terjadi pelepasan hati

Menikahlah,,
Keikhlasan hati ini hadiahnya
Senyum paksa ini hadiahnya
Terlihat susah namun ini tulus

Menikahlah,,


Senin, 20 Oktober 2014 0 comments

Saya wanita kuat

Semua berhak bahagia
Ketika memang waktunya

Saya harus selalu kuat untuk hal yang berat sekalipun
Saya harus selalu kuat ketika semua melemah
Saya harus selalu kuat walaupun dengan linangan air mata
Saya harus selalu kuat dengan senyum indah

Senyum yang melambangkan seribu makna begitupun tangis
Kekuatan bisa diukur dari seberapa banyak terpakainya begitupun sabar
Puncak gunung akan tercapai dengan nafas tergesah untuk mendaki begitupun dengan bahagia

Saya seorang wanita dengan ujung taklukkan dunia

Senin, 29 September 2014 0 comments

Wanita utuh

Sekarang saya sadar
tentang kesendirian,
tentang keheningan,
Tentang kekosongan,
tentang kehilangan..

Bahkan cermin terbesarpun
Belum bisa melihatkan kesalahan apa yang pernah terbuat
Hingga hati selalu bertanya
"Apa ini takdir?atau karma?"

Wanita utuh itu ketika sela jarinya telah terisi oleh jari pangernnya
Wanita utuh itu ketika jari manisnya terhias cincin suci,sebagai pengikatnya
Wanita utuh itu ketika tersenyum karna kasih pangerannya

Saya jauh dari keutuhan itu
selalu hampir tercapai
Dan hanya setengah jalan

Entri Populer

 
;